Anyeong haseo :)
Sebenarnya postingan yang ini sudah di bikin malam tadi..
Tapi karena komputer ini terkena virus,, jadi nya batal deh :(
Okeh,, lagi hari minggu nih,, kita nyalurkan bakat yuk ! ! !
Buat kamu-kamu yang sukaa menulis puisi,, aku ada puisi loh..
Seneng,, karena selesai membuat puisi hasil karya sendiri,
Yang lebih senengnya karena selesai membaca puisi bikinan sendiri,, jadi nangis,, mungkin terlalu menghayati kali yah :)
Oke puisi ku ini temanya Kemanusiaan
Aku bikin puisi nih, karena pengalaman ku juga..
Di dunia kita sendirilah yang akan menentukan akhir kita,,
maksud menentukan akhir kita itu,, kita sendiri yang menjadi patokan kemana kita akan pergi..
Ni,, udah gak sabaran
Melukis Pelangi
Hembusan angin menyentuh kalbu
Jiwa melayang bebas ke angkasa
Dedaunnan menuju arah anginnya
Berayun-ayun layaknya burung terbang
Wahai angin yang tak bersayap
Wahai api yang tak menyala
Wahai air yang tak bernoda
Wahai tanah yang tak berdosa
Hidup bagaikan angis bebas ke selatan dan utara
Terkadang padam jika tak selaras dengan hati
Mengalir tenang bagaikan air dalam ilmu biologi
Tak terus hidup dengan bahagia
Seperti tanah hampa yang tak tahu apa-apa
Sendiri aku berharap
Secercah harapan menggapai impian
Biarkan aku memilih akhirku di dunia
Wah,, nangis aku membacanya,, kalian gimana ?? ??
Puisi yang menceritakan seorang anak terperangkap dengan kemauan orang tuanya dalam meraih impian
Jadi puisi ini bermaksudkan pergilah ke tempat dimana kita bisa menemukan jati diri kita,,
dan kalau sudah menemukannya genggamlah impian itu sekuat yang kita mampu, dan jika kita berhasil kita akan terbang bebas seperi burung dan angin. :)
DREAM HIGH
Note : Jangan di copas ya. Jadilah orang yan kreatif, dan jangan bergantung dengan siapapun,, kecuali yang di atas :)
0 komentar:
Posting Komentar